Pesan Mingguan

MENSAGEM SEMANAL DE SÃO JOSÉ TRANSMITIDA NO CENTRO MARIANO DE AURORA, PAYSANDÚ, URUGUAI, À VIDENTE IRMÃ LUCÍA DE JESÚS

Dengarlah, Nak: tangisan Bumi sama dengan tangisan hatimu; saat ini, semua jiwa merindukan kedamaian. Oleh karena itu, dalam doa-doa anda, dengan niat anda, benamkan diri anda dalam kebutuhan-kebutuhan dunia, tetapi juga alihkan pandangan anda ke dalam diri anda sendiri dan pahami bahwa tidak ada yang terpisah.

Penderitaan dunia bergema di hati anda, berkali-kali dibungkam oleh kebutuhan hidup, yang membuat anda terus-menerus fokus ke luar, pada hal-hal yang dangkal, padahal itu perlu.

Oleh karena itu, luangkan waktu untuk berhenti, berdiam diri, dan mencari ke dalam. Luangkan waktu untuk berdialog dengan Tuhan dan izinkan Dia menunjukkan kepada anda apa yang masih tidak dapat anda lihat. Penciptamu adalah Tuhan yang penuh kesabaran, Tuhan yang penuh proses, Yang Ilmu Cintanya terhubung dengan waktu dan langkah Makhluk-Nya.

Amati kehidupan: apakah anda dapat memahami bahwa tidak ada sesuatu pun di bumi yang lahir dalam keadaan siap pakai? Segala sesuatu mengalami prosesnya, segala sesuatu menjadi matang seiring berjalannya waktu. Bahkan udara tak kasat mata yang anda hirup merupakan hasil proses kombinasi, energi, dan gerakan. Tuhan adalah Tuhan yang punya waktu dan kesabaran.

Saya memberitahukan hal ini kepada anda agar anda ingat bahwa segala sesuatu mempunyai waktunya untuk matang, bertransformasi dan bersiap, namun hanya Sang Pencipta yang dapat memberi tahu anda kapan Dia telah selesai. Peran anda adalah menghayati anugerah kehidupan, dan dalam proses hidup ini, jangan pernah kehilangan dialog dengan Tuhan.

Pepohonan menghadap matahari untuk tumbuh, menunjukkan hari daun dan buahnya, selalu berdialog dengan musim dan waktu. Demikian percakapan mereka dengan Tuhan.

Hewan juga berdialog dengan Tuhan melalui kehidupan, melalui momen dalam sehari, melalui musim dalam setahun. Mereka berkumpul dan mengekspresikan diri mereka sesuai dengan ekspresi Keseluruhan; mereka berjalan dalam kesatuan, dan itulah dialog mereka dengan Tuhan.

Tapi dialog manusia dengan Tuhan nak, adalah dialog batin, di mana keheningan lebih memahami daripada kata-kata, dan introspeksi membuat mata bisa melihat apa yang tidak diperlihatkan. Di dalam hatilah Tuhan berbicara kepada anak-anak kesayangan-Nya. Di sinilah esensi dipandang sebagai sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi, dan kesatuan, yang bersifat spiritual, mengatasi hukum-hukum materi dan mengekspresikan dirinya bagi makhluk-makhluk.

Oleh karena itu, sesekali masuklah ke dalam ruang batinmu, berdiam diri dan amati hatimu. Biarkan Sang Pencipta menunjukkan kepada anda langkah apa yang harus anda ambil di musim kehidupan ini, agar apa yang Dia bangun dalam diri anda dapat terwujud.

Jangan terburu-buru, tidak mau mengerjakannya untuk-Nya, tapi selalu bergantung pada petunjuk dan pedoman-Nya, Tujuan-Nya dan Cinta-Nya. Dengan cara ini, anda akan mengizinkan Dia menyelesaikan Pekerjaan-Nya di dalam diri anda.

Kamu mendapat berkat-Ku untuk hal ini.

Ayah dan temanmu,

Santo Yusuf yang Paling Suci

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *